Selasa, 30 Juli 2019, dilaksanakan Rapat Paripurna yaitu Jawaban Bupati Demak atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Demak Terhadap Raperda APBD Perubahan Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2019. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Demak.

Rapat dihadiri oleh Bupati Demak, Wakil Bupati Demak, Wakil Pimpinan DPRD, berserta segenap Anggota DPRD, unsur FORKOPIMDA, Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati Demak dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Demak.

Pada Kesempata Tersebut Bupati Demak, H.M. Natsir membacakan jawabanya atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Demak terhadap Raperda perubahan APBD Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2019, diantaranya yaitu untuk memajukan perekonomian pemerintah Kab. Demak menjadi nyata, Pemkab bekerjasama dengan pihak akademis yang dilakukan dalam bentuk kegiatan kretivitas dan inovasi daerah (Kreanova) sedangkan untuk menurunkan pengangguran, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan dengan memperkuat Balai Latihan Kerja.

Untuk masalah pembangunan, sampai saat ini peninggian jalan Onggorawe-Mranggen sudah berjalan dengan anggaran Rp. 12 Milyar dari DAK. Pemerintah Kab. Demak juga telah mengusulkan perubahan status jalan Bendono-Morodemak dari jalan Kabupaten menjadi jalan Provinsi melalui anggaran APBD Provinsi dan APBN dan akan menuntaskan betonisasi jalan kabupaten dengan segera. Selain itu membangun kawasan religi di Kadilangu yang akan dimulai di tahun 2020 bekerjasama dengan PUPR membangun gapura dipertigaan masuk Kadilangu dan menata tanggul sungai Jajar mulai mulai dari jembatan Kracaan sampai dengan Bendungan Jajar, membangun waduk Jragung yang ditargetkan selesai di tahun 2021, serta menyiapkan Pasar Mranggen sebagai pasar yang memenuhi kriteria pasar dengan Standar Nasional.

Perubahan anggaran secara umum untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik dan inovasi daerah.


Share this post on: